Sabtu, 17 Maret 2012

Jenis-Jenis Modal Usaha

    Setiap usaha atau bisnis pasti membutuhkan modal. Yang perlu kita pahami adalah mengenali jenis-jenis modal yang kita gunakan dan perlukan. Seperti ditulis pakar perencana keuangan, Safir Senduk di perencanakeuangan.com, pada prinsipnya dalam menjalankan usaha hanya ada tiga jenis modal yang kita keluarkan. Yaitu, modal investasi awal, modal kerja serta modal operasional. Sekarang mari kita mengenal lebih jauh masing-masing modal usaha tersebut.

1. Modal Investasi Awal
        Tidak sedikit orang yang memulai usahanya melupakan modal investasi awal. Padahal tanpa sadar dia mengeluarkan sekian rupiah untuk modal investasi awal. Apa sih yang dimaksud dengan modal investasi awal? seperti namanya, modal jenis ini adalah modal yang kita keluarkan di awal usaha. Penggunaannya sendiri biasa dipakai dalam jangka waktu yang panjang.
        Contoh modal investasi awal adalah ruang kantor, peralatan kantor seperti meja, kursi, komputer, kendaraan, alat tulis kantor dan alat-alat sejenis.
        Jika kita memulai usaha kios pulsa, maka yang menjadi modal investasi awal nya yaitu kios, etalase, ponsel, komputer, dan perabotan usaha lainnya.
        Biasanya modal investasi awal ini cukup besar karena dipakai untuk jangka waktu yang panjang. Namun, perlu disadari nilai modal investasi awal ini kemudian akan menyusut dari tahun ketahun tergantung jenis barangnya sendiri. Oleh karena itu, sekecil apapun nilai barangnya, jika memiliki fungsi menyokong awal usaha hendaknya dihitung dan dikelompokan ke dalam modal investasi awal ini.

    2. Modal Kerja
        Modal kerja sering juga disebut modal produksi. Modal jenis ini termasuk modal yang vital karena ini adalah modal yang kita keluarkan untuk membeli atau memproduksi barang usaha. Penggunaannya bisa dilakukan berkala atau sesuai pesanan yang datang, tergantung jenis usaha yang kita jalani.
        Kembali kita ambil contoh usaha pulsa. Modal kerja ini kita gunakan untuk membeli voucher pulsa yang akan kita jual kembali kepada pelanggan. Terkadang mereka yang akan membuka kios pulsa menambah pemasukannya dengan menjual pernak pernik ponsel seperti aksesoris ponsel, charger, ataupun baterai ponsel. Nah dana yang digunakan untuk belanja barang-barang tersebut lah yang kemudian kita kelompokkan sebagai modal kerja atau modal produksi.
        Contoh mudah lainnya adalah tukang bakso. Untuk bisa berjualan bakso seorang tukang bakso mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli bahan-bahan membuat bakso seperti terigu, daging, bumbu-bumbu, kecap dan sebagainya.
        Intinya, tanpa modal kerja kita tidak akan memiliki barang dagangan untuk kita jual. Oleh karena itu seperti yang kami sampaikan di atas, modal jenis ini adalah modal yang paling vital.

    3. Modal Operasional
        Jenis modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal jenis ini adalah pengeluaran yang kita keluarkan untuk penggunaan-penggunaan operasional dalam menjalankan usaha. Bentuknya sekali lagi tergantung jenis usaha yang kita jalani. Contoh yang sederhanan adalah biaya gaji pegawai, biaya telephone bulanan, listrik, air dan transportasi.
        Pos-pos dalam modal operasional ini pada setiap bisnis umumnya hampir sama. ini karena pada prinsipnya, yang dimaksud dengan modal operasional adalah uang yang harus dikeluarkan untuk membayar pos-pos biaya diluar bisnis anda secara langsung. Jadi, modal operasional ini biasanya dibayar secara bulanan.
       

    0 komentar:

    Poskan Komentar

     

    Rumah Bunda Copyright © 2009 Girlymagz is Designed by Bie Girl Vector by Ipietoon Redesign by Mung Bisnis